Lensagram Resmi Luncurkan Layanan Video Marketing Berbasis Data

Di era digital yang semakin kompetitif, video bukan lagi sekadar konten hiburan melainkan alat strategis untuk membangun brand, meningkatkan engagement, dan mendorong konversi. Menjawab kebutuhan tersebut, Lensagram resmi meluncurkan layanan Video Marketing Berbasis Data yang dirancang untuk membantu bisnis berkembang secara terukur dan berkelanjutan.

Layanan ini menggabungkan kreativitas visual dengan analisis data yang mendalam, sehingga setiap video yang diproduksi bukan hanya menarik, tetapi juga memiliki performa yang optimal.


Mengapa Video Marketing Harus Berbasis Data?

Banyak brand memproduksi video hanya berdasarkan tren atau intuisi. Padahal, tanpa data yang kuat, strategi video marketing bisa tidak tepat sasaran.

Pendekatan berbasis data memungkinkan bisnis untuk:

  • Memahami perilaku audiens secara detail
  • Menentukan format dan durasi video yang paling efektif
  • Mengoptimalkan waktu tayang
  • Mengukur performa secara real-time
  • Meningkatkan Return on Investment (ROI)

Dengan analisis insight audiens, performa konten sebelumnya, serta tren pasar, Lensagram memastikan setiap produksi video memiliki tujuan yang jelas dan strategi distribusi yang matang.


Layanan yang Ditawarkan Lensagram

Melalui layanan Video Marketing Berbasis Data, Lensagram menghadirkan solusi lengkap, mulai dari perencanaan hingga evaluasi performa.

1. Riset & Analisis Audiens

Tim Lensagram melakukan riset mendalam terkait target market, kompetitor, serta tren industri untuk memastikan pesan video tepat sasaran.

2. Konsep Kreatif Berbasis Insight

Setiap konsep video dirancang berdasarkan data performa dan insight perilaku audiens, bukan sekadar ide visual semata.

3. Produksi Video Profesional

Mulai dari video promosi produk, company profile, hingga konten social media reels—semuanya diproduksi dengan standar profesional dan storytelling yang kuat.

4. Distribusi & Optimasi Iklan

Video tidak hanya dipublikasikan, tetapi juga didukung strategi distribusi dan optimasi iklan untuk meningkatkan jangkauan serta konversi.

5. Laporan Performa & Evaluasi

Setiap kampanye dilengkapi laporan analitik yang transparan, sehingga bisnis dapat melihat metrik seperti engagement rate, watch time, CTR, hingga konversi.


Keunggulan Video Marketing Berbasis Data dari Lensagram

Beberapa keunggulan yang membedakan layanan ini antara lain:

  • Strategi terukur dan berbasis insight nyata
  • Produksi kreatif dengan storytelling yang kuat
  • Optimasi berkelanjutan berdasarkan performa
  • Fokus pada peningkatan brand awareness dan penjualan

Dengan pendekatan ini, bisnis tidak lagi “menebak” hasil kampanye, melainkan memiliki strategi yang didukung angka dan analisis yang jelas.

baca juga : Konsultasi Branding vs. Desain Biasa: Apa Bedanya?


Siapa yang Cocok Menggunakan Layanan Ini?

Layanan ini sangat ideal untuk:

  • UMKM yang ingin meningkatkan awareness
  • Startup yang ingin mempercepat pertumbuhan brand
  • Perusahaan yang ingin meningkatkan performa digital campaign
  • Brand yang ingin memaksimalkan video ads

Baik untuk kebutuhan Instagram, TikTok, YouTube, maupun iklan digital lainnya, strategi berbasis data memberikan peluang lebih besar untuk sukses.


Saatnya Beralih ke Strategi Video yang Lebih Cerdas

Persaingan digital semakin ketat. Brand yang mengandalkan kreativitas saja tanpa data akan tertinggal. Sebaliknya, brand yang mampu menggabungkan kreativitas dan analisis akan memiliki keunggulan kompetitif yang signifikan.

Dengan peluncuran layanan Video Marketing Berbasis Data ini, Lensagram berkomitmen membantu bisnis menghasilkan konten yang bukan hanya menarik secara visual, tetapi juga berdampak nyata terhadap pertumbuhan bisnis.


🚀 Konsultasikan Strategi Video Marketing Anda Sekarang

Ingin kampanye video yang lebih terarah dan menghasilkan? Saatnya bekerja sama dengan Lensagram.

Hubungi Lensagram sekarang dan dapatkan strategi Video Marketing Berbasis Data yang dirancang khusus untuk kebutuhan brand Anda.

Karena video yang efektif bukan hanya soal tampilan tetapi soal hasil.

baca juga : Konsultasi Branding vs. Desain Biasa: Apa Bedanya?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *