Konten Reels, TikTok, dan YouTube Shorts masih jadi format paling kuat dalam digital marketing. Algoritma platform sosial semakin memprioritaskan video pendek karena cepat dikonsumsi, mudah dibagikan, dan efektif membangun koneksi emosional dengan audiens. Tahun ini, bukan hanya soal “ikut tren”, tapi bagaimana brand memanfaatkan tren dengan strategi yang tepat.
Berikut tren yang paling efektif meningkatkan engagement, reach, dan konversi.
1. Konten Edukasi Super Singkat (Micro-Learning)
Video 15–30 detik berisi tips cepat, fakta unik, atau tutorial mini terbukti punya retention tinggi. Audiens suka konten yang membuat mereka merasa “dapat ilmu” tanpa perlu menonton lama.
Contoh:
- “3 Cara Bikin Feed Instagram Lebih Profesional”
- “Kesalahan Branding yang Bikin Bisnis Sepi”
🔹 Format ini efektif untuk membangun otoritas brand.
2. Hook Kuat di 3 Detik Pertama
Sekarang bukan zamannya intro panjang. Video dengan pembuka yang langsung “menampar perhatian” jauh lebih sukses.
Hook yang bekerja:
- “Bisnis kamu sepi karena ini…”
- “Stop bikin konten kalau masih begini”
- “Rahasia yang jarang dibahas…”
Algoritma membaca watch time. Jika penonton bertahan di awal, distribusi video akan meningkat.
Baca Juga : Lensagram Resmi Luncurkan Layanan Digital Marketing Terpadu untuk Bisnis
3. Storytelling Cepat & Relatable
Orang terhubung dengan cerita, bukan iklan. Short video berbentuk cerita singkat tentang masalah dan solusi jauh lebih efektif daripada hard selling.
Struktur sederhana:
Masalah → Momen sadar → Solusi → Hasil
Cocok untuk:
- Studi kasus klien
- Perjalanan brand
- Behind the scenes bisnis
4. Konten Wajah (Face-to-Camera) Lebih Diprioritaskan
Platform kini mengutamakan konten yang terasa personal. Video dengan wajah manusia membangun trust lebih cepat dibanding visual produk saja.
👉 Founder story, expert tips, atau team insight = performa lebih tinggi.
5. Tren “Edutainment”
Gabungan edukasi + hiburan jadi formula paling disukai. Konten serius tapi dikemas ringan, santai, dan tidak terlalu formal.
Contoh gaya:
- Tips bisnis pakai humor ringan
- Insight marketing dengan visual meme
- Fakta penting dengan storytelling fun
6. Subtitle Besar & Visual Dinamis
Banyak orang menonton tanpa suara. Video dengan:
✔ Teks besar
✔ Potongan cepat
✔ Zoom in/out
✔ Transisi dinamis
…lebih lama ditonton karena tidak membosankan secara visual.
7. Soft Selling Lebih Efektif daripada Hard Selling
Audiens sekarang alergi iklan terang-terangan. Video yang fokus memberi nilai → membangun trust → baru menawarkan solusi, jauh lebih menghasilkan.
Formula:
Value dulu → Edukasi → Solusi → CTA halus
Kesimpulan
Tahun ini, kunci sukses konten short video adalah:
✔ Cepat menarik perhatian
✔ Memberi nilai nyata
✔ Terasa personal
✔ Menghibur sekaligus informatif
Brand yang hanya ikut tren tanpa strategi akan tenggelam. Tapi brand yang paham pola algoritma + psikologi audiens akan menang besar.
🚀 Ingin konten Reels brand kamu lebih powerful & konsisten viral?
Lensagram siap bantu strategi, konsep, produksi, hingga optimasi konten short video agar bisnis kamu makin dikenal dan dipercaya.
👉 Saatnya naik level bareng Lensagram Digital Marketing!
Baca Juga : Lensagram Resmi Luncurkan Layanan Digital Marketing Terpadu untuk Bisnis